Senin, 15 Agustus 2011

Minyak Zaitun Cegah Kanker Payudara

Meskipun cita rasanya telah menjadi daya tarik zaitun selama ribuan tahun, penelitian modern menyajikan alasan lain untuk mengonsumsinya: minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh berantai tunggal, vitamin E dan polifenol. Dua senyawa terakhir itu berkhasiat menurunkan risiko kanker.

Sejak lama para ahli telah mengetahui pola makan seseorang terkait dengan risiko terjadinya kanker payudara. Selain anjuran untuk menghindari makanan tinggi lemak, para ilmuwan kini menyarankan para wanita untuk melakukan diet Mediterania yang berbasis buah, sayur, biji-bijian, serta minyak zaitun, sebagai jalan terbaik untuk sehat dan terhindar dari kanker payudara.

Riset yang dilakukan ilmuwan dari Spanyol terhadap mencit di laboratorium menunjukkan, senyawa dalam minyak zaitun akan menghalangi gen-gen yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan sel tumor pada payudara. Minyak ini juga bekerja dengan mematikan protein yang menjadi "sumber makanan" sel kanker.

Dr.Eduard Escrich, ketua peneliti, menyarankan kita untuk mengonsumsi minyak zaitun 50 ml, atau setara 10 sendok teh minyak zaitun murni setiap hari. Namun, ia mengatakan bahwa khasiat dari minyak zaitun sebagai penangkal kanker ini baru bisa dipetik bila gaya hidup ini diterapkan dalam jangka panjang.

Diet ala Mediterania sudah diakui para pakar terhadap perlindungannya untuk berbagai penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, Alzheimer, Parkinson, dan juga untuk melangsingkan tubuh.

Yunani merupakan negara konsumen minyak zaitun terbesar di dunia. Orang-orang di negara itu mengonsumsi 20 kali minyak zaitun lebih banyak dibanding orang Inggris dan Italia, yang juga termasuk sebagai produsen utama minyak zaitun.

Sumber : http://health.kompas.com/read/2010/07/02/12043887/Minyak.Zaitun.Cegah.Kanker.Payudara

Minggu, 14 Agustus 2011

Manfaat Seledri (Apium graveolens L.)

Seledri (Apium graveolens L.) memiliki manfaat herbal yang luarbiasa. Akar seledri berkhasiat memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing, sedangkan buah dan bijinya sebagai pereda kejang, untuk menurunkan kadar asam urat darah, anti rematik, peluruh kencing, peluruh kentut, afrodisiak, dan penenang.

Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikatageorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan diantaranya seledri yang umbinya dapat dimakan. Di Indonesia daun seledri dimanfaatkan untuk pelengkap sayuran (mis. untuk sup). Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan seledri digunakan sebagai karangan bunga.

Menurut ahli sejarah botani, daun seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XZII atau tahun 1640, dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan tanaman seledri dapat digunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.

KANDUNGAN KIMIA :
Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain, (per 100 gr): a. kalori sebanyak 20 kalori, b. protein 1 gram c. lemak 0,1 gram d. hidrat arang 4,6 gram e. kalsium 50 mg f. fosfor 40 mg g. besi 1 mg h. Vitamin A 130 SI i. Vitamin B1 0,03 mg j. Vitamin C 11 mg Dan 63% bagian dapat dimakan. Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

Cara Pemakaian:
Untuk obat yang diminum, rebus 30-40 lembar daun seledri, lalu air rebusannya diminum. Cara lain, rebus 1,3-3,9 gram biji dengan api kecil selama 3 jam, lalu air rebusannya diminum.

Untuk pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu turapkan pada bisul dan bagian tubuh yang meradang.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2010/01/manfaat-seledri-apium-graveolens-l.html

Kamis, 11 Agustus 2011

Manfaat dan Khasiat Tanaman Sambung Nyawa

Tanaman Gynura procumbens berbentuk perdu tegak bila masih muda dan dapat merambat setelah cukup tua. Bila daunnya diremas bau aromatis. Batangnya segi empat beruas-ruas, panjang ruas dari pangkal sampai ke ujung semakin pendek, ruas berwarna hijau dengan bercak ungu. Daun tunggal bentuk elips memanjang atau bulat telur terbalik tersebar, tepi daun bertoreh dan berambut halus. Tangkai daun panjang ½-3 ½ cm, helaian daun panjang 3 ½-12 ½ cm, lebar 1- 5 ½ cm. Helaian daun bagian atas berwarna hijau dan bagian bawah berwarna hijau muda dan mengkilat. Kedua permukaan daun berambut pendek. Tulang daun menyirip dan menonjol pada permukaan daun bagian bawah. Pada tiap pangkal ruas terdapat tunas kecil berwarna hijau kekuningan. Tumbuhan ini mempunyai bunga bongkol, di dalam bongkol terdapat bunga tabung berwarna kuning oranye coklat kemerahan panjang 1-1 ½ cm, berbau tidak enak. Tiap tangkai daun dan helai daunnya mempunyai banyak sel kelenjar minyak (Perry, 1980; Van Steenis, 1975; Backer and Van den Brink, 1965; Sodoadisewoyo, 1953)

Tanaman ini berasal dari daerah Afrika yang beriklim tropis menyebar ke Srilangka, Sumatera dan Jawa. Tumbuh liar di pekarangan, ladang atau ditanam orang untuk obat-obatan. Tumbuh sampai ketinggian 500 m di atas permukaan laut (Pramono, 1996).

Daun Gynura procumbens oleh sebagian masyarakat Indonesia digunakan sebagai obat kanker kandungan, payudara dan kanker darah dengan memakan 3 lembar daun segar sehari selama 7 hari. Pengobatan tersebut dapat diperpanjang selama 1-3 bulan tergantung dari keadaan penyakit (Meiyanto, 1996). Tumbuhan ini dilaporkan dapat digunakan untuk penyembuhan penyakit ginjal (Heyne, 1987). Selain itu, Gynuraprocumbens juga dimanfaatkan sebagai antikoagulan, mencairkan pembekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, khusus bagian daunnya dapat digunakan untuk mengobati pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, luka terpukul, melancarkan sirkulasi (Wijayakusuma et al., 1992). Manfaat lain dari bagian daun tanaman ini dilaporkan oleh Dalimartha (1999) dapat untuk mengatasi batu ginjal, radang mata, sakit gigi, rematik sendi, perdarahan kandungan, kencing manis (diabetes mellitus), darah tinggi (hipertensi), ganglion, kista, tumor, memar.

Berikut cara pemanfaatan daun sambung nyawa untuk pengobatan berbagai penyakit seperti diabetes melitus, darah tinggi, dan lainnya yang diperoleh dari berbagai sumber.

1. Diabetes Melitus
Siapkan tujuh lembar daun sambung nyawa yang masih segar. Cuci dan bilas dengan air matang. Makan daun tadi sebagai lalap mentah bersama dengan nasi. Lakukan dua kali sehari masing-masing tujuh lembar daun.

2. Darah tinggi
Ambil tujuh lembar daun sambung nyawa. Cuci bersih kemudian dimakan sehari sekali sebagai lalapan. Bisa juga ditumis atau dikukus sebentar sebelum dimakan atau dibuat jus. Lakukan hal ini dengan rutin.

3. Radang pita tenggorokan dan sinusitis
Siapkan empat lembar daun sambung nyawa buat anak-anak atau tujuh lembar untuk dewasa. Cuci lalu dimakan mentah atau dinikmati dengan dibuat jus. Lakukan sehari sekali.

4. Tumor
Makan tiga lembar daun sambung nyawa segar sebagai lalapan setiap hari. Jangan lupa dicuci bersih. Lakukan secara teratur setiap kali makan nasi.
Pantangannya: ikan asin, cabai, tauge, tape, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkeng, nangka es, alkohol, limun dan vetzin.

5. Lever
Gunakan tiga lembar daun sambung nyawa segar sebagai lalapan bersama nasi setiap hari. Lakukan secara teratur. Jangan lupa dicuci bersih. Hendaknya berpantang makanan berlemak.

6. Ambeien
Makan tiga lembar daun sambung nyawa segar sebagai lalapan. Lakukan setiap hari dan secara teratur. Jangan lupa dicuci bersih. Lakukan pantangan daging kambung dan makanan pedas.

7. Kolesterol tinggi
Gunakan tiga lembar daun sambung nyawa segar untuk dibuat jus atau dimakan sebagai lalapan. Lakukan setiap hari secara teratur.

8. Maag
Cuci bersih tiga lembar daun sambung nyawa mentah segar kemudian dimakan sebagai lalapan setiap hari. Lakukan secara teratur. Pantangan: makanan yang pedas dan asam.

9. Kena bisa ulat dan semut hitam
a) Selembar daun segar digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan iar dan hancur. Lakukan dua kali selama dua jam sekali.
b) Ambil 20 lembar daun. Cuci dan digiling halus, beri air garam seperlunya. Ramuan ini berguna untuk mengurap sebanyak gigitan/sengatan, lalu dibalut (1-2 kali sehari sebanyak yang diperlukan).

10. Eksim
Siapkan bahan berupa tujuh lembar daun sambung nyawa, asam 10 gr, rimpang temulawak 5 jari, gula jawa 20 gr, segenggam sambiloto. Rebus semua bahan dengan dua gelas air hingga mendidih dan tersisa hingga separuhnya. Kemudian saring dan diminum sekaligus. Ulangi setiap hari selama lima hari berturut-turut.

11. Bisul
Tumbuk beberapa lembar daun sambung nyawa, adas pulosari, dan kapur sirih hingga halus. Kemudian oleskan atau balurkan pada bisul.

12. Tetanus
Siapkan bahan berupa lima lembar daun sambung nyawa, asam tengguli 3 jari, rimpang kencur 2 jari, rimpang bangle setengah jari, daun sambung 10 lembar, gula enau 3 jari. Semua bahan dipotong-potong dan direbis dengan air sebanyak empat gelas hingga mendidih dan tersisa tiga gelas. Dinginkan dan saring, kemudian minum tiga kali sehari sebanyak satu gelas.

Sumber: http://www.florabiz.net/herbal/manfaat-dan-khasiat-tanaman-sambung-nyawa.html

Senin, 08 Agustus 2011

Tanaman Alami Penurun Trigliserida dan Kolesterol

Banyak tanaman obat yang secara turun temurun terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol maupun trigliserida darah. Karena murah dan mudah didapat, Dr. Setiawan Dalimartha, Ketua II PDPKT (Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur), menyarankan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Trigliserida, menurut Dr. Setiawan, dibentuk di hati dari gliserol dan lemak yang berasal dari makanan dengan rangsangan insulin atau dari kelebihan kalori akibat asupan yang berlebihan. Konsumsi alkohol, makanan manis, santan, dan karbohidrat secara berlebihan akan meningkatkan kadar trigliserida.

Kolesterol dikenal sebagai penyebab utama terjadinya proses aterosklerosis, yaitu proses pengapuran dan pengerasan dinding pembuluh darah, terutama di jantung, otak, ginjal, dan mata. Akibat proses itu, saluran pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner, menjadi sempit dan menghalangi aliran darah di dalamnya. Keadaan di atas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke.

Kolesterol meningkat bila kita berlebihan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, baik dari sumber nabati maupun hewani. Peningkatan kolesterol juga terjadi akibat menurunnya pengeluaran (ekskresi) kolesterol ke usus melalui asam empedu atau produksi kolesterol di hati meningkat. Kolesterol cenderung meningkat pada orang yang kegemukan, kurang olahraga, stres, dan perokok berat.

Kolesterol yang pada hakekatnya berasal dari lemak adalah zat yang berguna untuk menjalankan fungsi tubuh. Sebagai sumber energi, lemak memberikan kalori paling tinggi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kalori, sedangkan karbohidrat hanya 4 kalori.

Lemak terdiri atas lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Karbohidrat dan lemak di dalam tubuh akan diproses menjadi suatu senyawa yang disebut asetil koenzim-A. Dari asetil koenzim-A ini terbentuk beberapa zat penting, seperti pembentukan asam lemak, trigliserida, fosfolipid, dan kolesterol.

Sekitar 80 persen kebutuhan kolesterol dihasilkan oleh tubuh, selebihnya dari makanan tinggi kolesterol, misalnya daging merah, kuning telur, jeroan, kulit ayam, mentega, dan minyak goreng. Sebaliknya, lemak tak jenuh dari tetumbuhan, seperti minyak kedelai, tidak banyak berpengaruh pada peningkatan kolesterol dalam darah.

Selain untuk proses metabolisme, kolesterol berguna untuk membungkus jaringan saraf (mielin), melapisi selaput sel, dan pelarut vitamin. Pada anak-anak, kolesterol dibutuhkan untuk mengembangkan jaringan otak.

Khasiat Penyembuhan
Alpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol darah.

Kubis (brassica oleracea var. capitate) yang juga disebut kol, mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, tinamide, dan betakaroten. Kubis juga mengandung senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan, dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.

Bawang merah (Cepae bulbus), mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah. Bawang putih (Allii bulbus), bahan aktifnya s-allyl cysteine, suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik.

Jati belanda (Guezuma ulmifolia.lamk) bermanfaat menurunkan kadar lemak dan kolesterol darah melalui kandungan lendir, tanin, dan alkaloidnya. Ketiga zat itu meski memiliki mekanisme kerja yang berbeda, saling menunjang dalam menurunkan kadar lemak dan kolesterol darah.

Dijelaskan oleh Djoko Hargono, pemerhati obat alami, bila digunakan secara oral, kandungan lendir daun jati belanda akan mengembang di dalam lambung. Hal ini akan menyebabkan tertekannya nafsu makan, sehingga mengurangi gugus amino.
Serat diet yang mengikat gugus amino lebih efektif daripada kitin atau serat diet biasa. Serat ini memiliki gugus amino yang bermuatan positif, sehingga dapat menyerap lemak dan kolesterol yang umumnya bermuatan negatif.

Kunyit (Curcumae domesticae rhizoma) berkhasiat melancarkan darah dan energi vital, menghilangkan sumbatan, sebagai peluruh kentut dan haid, mempermudah persalinan, antibakteri, antiinflamasi, serta memperlancar pengeluaran empedu ke usus.

Temulawak (Curcumae rhizoma) mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus).

Seledri (Apii graveolentis radix), akarnya mengandung asparagin, pentosan, glutamin, tirosin, manit, zat pati, lendir, dan minyak atsiri. Khasiatnya memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing.

Angkak, sering disebut beras merah Cina, adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dari beras, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar kolesterol darah.

Sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/02/15152486/Tanaman.Alami.Penurun.Trigliserida.dan.Kolesterol

Minggu, 07 Agustus 2011

Tepung Anggur Bantu Cegah Kanker Usus Besar

Memakan sedikit tepung anggur kering yang dingin bisa membantu mencegah kanker usus besar, ini merupakan sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas California, Irvine.

Tim penelitian yang dipimpin oleh Dr Randall Holcombe menemukan bahwa dengan mengonsumsi 80 gram tepung anggur per hari, sama dengan segelas wine atau 1 pon anggur, mampu mengurangi tanda-tanda Wnt yang merupakan gejala yang terkait dengan 85 persen kanker usus besar sporadis.

"Ini sungguh menakjubkan, karena penemuan ini memberikan pengertian bahwa zak pokok yang terdapat dalam anggur mampu menghambat dan menghentikan gejala-gejala yang terkait tumbuhnya kanker usus besar sebelum tumor itu berhasil tumbuh," kata Holcombe seperti dikutip UPI.

Para peneliti menemukan perubahan yang sama tidak dilihat dalam studi yang melibatkan partisipan yang mengonsumsi 120 gram tepung anggur. Sehingga efek pencegahan ini akan bisa dirasakan jika hanya mengonsumsi sedikit tepung anggur per hari.

Para peneliti belum bisa memastikan mengapa dosis lebih rendah tepung anggur justru lebih efektif ketimbang dosis yang lebih tinggi. Namun mereka percaya kandungan aktif dalam anggur bisa memberikan efek yang berbeda jika hanya dalam dosis kecil dibandingkan dosis besar. Ini merupakan sesuatu yang umum ditemukan dalam studi tentang nutrisi.

Holcombe mempresentasikan hasil penemuannya ini dalam pertemuan keempat Konferensi Internasional Untuk Onkologi Integratif di San Francisco pada
16 November kemarin. Menurut dia, kanker usus besar merupakan salah satu pembunuh terganas di dunia, dengan angka lebih dari setengah juta orang meninggal per tahun akibat penyakit ini. sekira 7 persen dari seluruh orang Amerika mengidap kanker ini dalam hidup mereka.

Dr Randall Holcombe yang juga direktor penelitian klinis pada Chao Family Comprehensive Cancer Center, Irvine melakukan studi ini melibatkan pasien pengidap kanker usus besar. Dia membagi responden dalam tiga kelompok penelitian, yakni kelompok pertama diberikan dosis 20 miligram, kelompok dua (120 gram), dan kelompok tiga diberikan nutrisi 80 gram per hari. Kandungan zat kimia resveratrol ini memang ditemukan pada kulit anggur, buah anggur, dan kacang tanah.

Studi ini memang melibatkan beberapa ahli survei epidemiologi, seperti Dr Jason Zell, Asisten Profesor Medis pada UC Irvine, Dr Hoda Anton Culver, Direktur Program Survelians Kanker UC Irvine. Dalam studi ini mereka melibatkan 499 pasien kanker usus besar. Mereka menemukan bahwa konsumsi anggur yang tepat sebelum tumbuhnya kanker bisa mengembangkan daya tahan terhadap kanker usus besar, meskipun dalam keluarganya ada riwayat yang terkena penyakit ini.

Para peneliti menemukan bahwa 75 persen dari pasien tersebut masih tetap bertahan dan hidup dengan baik, setelah 10 tahun terdiagnosis pertama. Ini dibandingkan 47 persen pasien yang tidak secara rutin meminum anggur. Studi ini dipublikasi dalam jurnal Nutrition and Cancer edisi Oktober 2007.

"Hasil penelitian kami menemukan bahwa konsumsi wine bisa mempengaruhi daya tahan seseorang terhadap gejala kanker colorectal, khususnya mereka dengan keluarga yang memiliki riwayat dari penyakit ini. Temuan ini bisa merefleksikan genetik unik dan interaksi lingkungan antara keluarga dari pasien kanker colorectal," kata Jason Zell seperti dikutip ScienceDaily.

Studi terhadap anggur ini didukung oleh the California Table Grape Commission and the UCLA Bionutrition Unit.

Sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2007/11/19/27/61952/tepung-anggur-bantu-cegah-kanker-usus-besar

Rabu, 27 Juli 2011

Khasiat Buah Blewah

Buah yang satu ini memang sangat nikmat bila disajikan sebagai campuran es pada saat hari panas. Setelah seharian terpapar sinar matahari, hal yang paling menyenangkan memang mengonsumsi makanan atau minuman yang segar. Buah-buahan misalnya diantara sekian jenis buah, blewah pilihannya.

Menurut Rr. Harudiyati, Ahli gizi dari RS Dr. Soetomo Surabaya, salah satu manfaat blewah adalah mengganti cairan tubuh. Selain itu blewah merupakan isotonik alami yang berguna sekali bagi kesehatan. Karena buah blewah sangat cocok dikonsumsi setelah berolahraga ataupun setelah melakukan perjalanan, cocok juga bari orang yang berbuka puasa agar kesehatan mereka cepat pulih.

Blewah memiliki beberapa kandungan. Dalam 100 gram blewah mengandung energi 39 kalori, karbohidrat 10,2 gram, vitamin c 36,7 mg, vitamin A 3282 IU. Selain itu blewah mempunyai monosakarida atau glukosa jenis fruktosa. Air merupakan kandungan yang paling mendominasi. Karena itu tidak heran jika buah ini cocok digunakan untuk mengganti cairan tubuh agar tubuh tetap terjaga kesehatanya.

Jika sudah dipotong blewah hanya bertahan satu hari, jadi sebaiknya jangan menyimpan buah yang satu ini dalam keadaan sudah terpotong, usahakan agar sekali penyajian buah dapat langsung habis.

Buah yang satu ini juga mudah didapatkan, Jika kita mengunjungi pedagang buah di pasar-pasar tradisional atau pun di supermarket, hampir dapat dipastikan kita akan mendapat buah blewah, apa lagi saat bulan puasa datang, buah yang satu ini banyak sekali di jual dipinggir jalan dengan harga yang murah dan berfariasi. Buah yang berkerabat dekat dengan melon ini rasa dan aromanya memang lebih mantap. Segar, manis, dan wangi buah montok ini sungguh menggoda selera, serta warna jingganya akan lebih memikat. Buah yang menyandang nama latin Cucumis melo Var Cantalupensis ini sedikit terpinggirkan bila dibandingkan dengan buah-buah lainnya. Penelitian tentang blewah sulit didapati, sehingga varietasnya pun sangat terbatas. Yang paling sering kita jumpai adalah blewah jenis kuning jingga, baik kulit dan daging buahnya. Rasanya manis, tapi sangat disayangkan, buah ini gampang rusak dan busuk karena kulitnya yang tipis.

Semangka yang namanya lebih berkibar dibanding blewah, temyata hanya mengandung 600 SI vitamin A. Coba kita bandingkan dengan blewah yang nyaris terpinggirkan ini, buah dengan nama lain garbis mengandung vitamin A mencapai 4.000 SI dalam 100 gram buah segar. Vitamin A yang terkandung dalam buah ini sugguh berlimpah yang hanya dapat disaingi oleh buah mangga yaitu 6.150 SI. Meski masih tersisih, mulai sekarang masukkanlah blewah ke dalam daftar menu harian keluarga. Luar biasa keistimewaan buah yang kerap disebut semangka belanda ini, dengan mengasup sepotong kecil ukuran 5×15 cm setara dengan 100 g sudah mencukupi kebutuhan vitamin C harian kita.

Kandungan vitamin C dalam blewah segar seberat itu setara dengan 60 mg vitamin C suplemen. Karena vitamin C sangat mudah rusak dan bereaksi dengan udara, maka makanlah blewah segar sesaat setelah dikupas. Bila dikonsurnsi segar, buah ini akan sangat mambantu mengatasi gangguan kulit. Karena, blewah kaya sekali vitamin-vitamin andoksidan, penyegar dan peremaja kulit. Radikal bebas tidak pemah berhenti menggeranyangi kulit kita, karenanya vitamin A, C, dan vitamin E sangat dibutuhkan sebagai penangkalnya. Blewah mengandung semua vitamin anti radikal bebas itu, karenanya konsumsilah buah ini.

Sumber : www.karonia.co.cc

Sabtu, 02 Juli 2011

Tuntaskan Rematik Dengan Bunga Matahari

Diperhatikan, mengobati rematik ini memanfaatkan tumbuhan herbal yang indah-indah. Mengapa? Pada postingan sebelumnya kita bisa mengobati rematik dengan memakai bunga mawar.

Kali ini saya akan berbagi bagaimana caranya mengatasi rematik dengan memakai tanaman herbal bunga matahari. Itulah kenapa saya katakan yang indah-indah, karena cara pengobatannya dengan memanfaatkan bunga-bungaan.

Hehe...just kidding. Oke, sebaiknya langsung saja kita perhatikan bagaimana cara membuat obat alami untuk mengatasi rematik dengan menggunakan bunga matahari ini?

Caranya sangat mudah, kepala bunga digodok sampai menjadi kanji, lalu langsung ditempelkan saja ke tempat yang sakit.

Sumber : http://www.obatherbalalami.com/2011/06/tuntaskan-rematik-dengan-bunga-matahari.html